Daftar Adsense Ditolak? Ini yang Harus Anda Lakukan!

Daftar Adsense Ditolak? Ini yang Harus Anda Lakukan! Setiap hari banyak sekali saya dapat ‘keluhan’ dari teman-teman, bahwa permohonan Adsense ditolak
Sepertinya semakin hari, mendaftar ke Google Adsense semakin sulit saja. Entahlah…. Padahal 2 tahun lalu, saya tidak mengalami kesulitan berarti saat mendaftar Adsense.
Tapi, setelah saya melihat-lihat blog mereka yang mengeluh terus-terusan ditolak oleh Adsense, saya menemukan bahwa kebanyakan blognya memang ‘belum layak’ menjalankan Adsense.
Nah pada artikel ini, saya ingin mengulas secara detail, mengapa Adsense menolak permohonan Anda sekaligus bagaimana cara mengatasinya.Namun, sebelumnya saya ingin menegaskan bahwa satu-satunya yang tahu pasti alasan mengapa satu blog ditolak oleh Google Adsense, adalah tim Adsense itu sendiri.
Begitu pula dngan saya. Jelas, saya tidak dapat memberi penilaian yang pasti, Apakah blog Anda akan ditolak atau diterima.
Jadi tolong, jangan tanyakan kepada saya: ‘Mengapa blog saya ditolak Adsense? Apa yang kurang? Bagian mana yang belum sesuai dengan kebijakan Adsense?’ dan sebagainya.
Karena saya tidak bisa menjawabnya!
Yang bisa saya sampaikan hanyalah dari pengalaman, serta mengira-ngira mengapa satu blog selalu ditolak Adsense.
Baiklah, kitakembali ke pokok masalah:
Konten Artikel [Buka]
Mengapa permohonan Adsense ditolak?
Mari kita mulai dari pertanyaan dasar: ‘Mengapa Google menolak pengajuan program Adsense Anda?’
Ada banyk alasan mengapa pengajuan Anda ditolak. Dan inilah beberapa alasan utama mengapa pengajuan Anda ditolak:
Anda melanggar kebijakan Adsense
Anda tidak memiliki konten yang cukup (kuantitas dan kualitas)
Anda belum memiliki trafik yang memadai
BACA JUGA:  Melacak Kinerja Iklan Adsense Menggunakan Saluran Khusus
Mari kita bahas satu реr satu:
Melanggar kebijakan Adsense
Bacalah dengan teliti Kebijakan Google Adsense sebelum Anda mengajukan. Google memiliki sederet kebijakan dan peraturan yang tidak boleh dilanggar dalam cara apapun.
Jika Anda melanggar salah satunya, seperti misalnya konten plagiat, menggunakan gambar berhak cipta, desain blog yang ‘buruk’ dan sebagainya, maka blog Anda akan ditolak dengan cepat oleh tim Adsense.
Silakan bca: 9 Hal yang Harus Anda Lakukan Sebelum Mendaftar Adsense.
Tidak memiliki konten yang cukup
Untuk diterima menjadi publisher Adsense, blog Anda mesti memiliki jumlah artikel yang cukup. Meskipun tidak ada patokan pasti berapa jumlah artikel minimal supaya diterima Adsense, paling tidak memiliki 50 – 100 artikel asli dan berkualitas adalah kunci utama blog Anda diterima langsung oleh Adsense.
Pastikan smua artikel yang Anda tulis relevan dengan topik blog. Artikel dengan topik yang bercampur-campur, kurang disenangi oleh tim Adsense, sehingga menurunkan peluang untuk diterima.
Begitu pula dengan masalah kualitas. Tulisan Anda harus mencerminkan bahwa Anda serius mengelola blog. Artikel penuh kesalahan ketik, tidak akan membantu untuk diterima Adsense.

Tidak memiliki trafik yang memadai
Satu aturan umum: jika Anda memiliki trafik minimal 1000 pengunjung реr hari, maka peluang Anda diterima oleh Adsense semakin mudah dan terbuka.

Saya tidak membahas lebih jauh tentang ini. Ini tugas Anda untuk meningkatkan trafik lebih tinggi sebelum mendaftarkan ke Adsense. Tentang bagaimana meningkatkan trafik, silakan googling tentang promosi blog dan optimasi SEO, saya sendiri tidak punya kapasitas untuk itu.Nah, itulah beberapa kesalahan utama penyebab permohonan Adsense ditolak. Pertanyaan selanjutnya:

Bagaimana caranya agar blog Anda diterima oleh Adsense?
Inilah beberapa hal yang bisa saya sampaikan:

Pastikan Anda memiliki artikel 600 – 800 kata
Banyak sekali blogger pemula mengira bahwa dengan menulis artikel pendek (kurang dari 300 kata) dapat diterima sebagai penayang Adsense.

BACA JUGA:  Dapat Uang Adsense Tanpa Klik!
Memang, sekali lagi, tidak ada patokan dan syarat pasti seberapa panjang artikel Anda agar diterima oleh Adsense. Tapi, dengan menulis artikel berkualitas sepanjang 600 kata atau lebih, peluang Anda diterima semakin besar.

Gunakan email bisnis Anda
Jika Anda memiliki custom domain, gunakan email di alamat tersebut, seperti xyz@namadomain.com. Saya dapat banyak informasi bahwa peluang diterima lebih besar jika menggunakan alamat email dengan domain sendiri, dibandingkan alamat gmail sekalipun.

Jika Anda tidak memilikinya, gunakan gmail atau lainnya pun tidak masalah. Tapi pastikan Anda memilih alamat email yang mencerminkan bisnis atau nama Anda yang sebenarnya. Jika misalnya nama Anda Budi Santoso, pilih budisentoso@gmail.com. Alamat yang terkesan main-main seperti misalnya, buds234okeh@gmail.com, kurang disukai oleh tim Adsense.

Ini kelihatan sepele, tapi percayalah, ini jadi salah satu pertimbangan.

Pastikan blog Anda telah berusia 6 bulan
Dalam hal ini saya pun masih meragu, benarkah blog harus berusia 6 bulan ke atas untuk publisher dari Indonesia.

Karena pada halaman Kelayakan Partisipasi Adsense, memang disebutkan bahwa blog harus berusia minimal 6 bulan, tapi setahu saya itu hanya berlaku untuk negara-negara tertentu seperti China dan India. Setahu saya Indonesia tidak termasuk.

Namun, karena banyak yang mengatakan bahwa syarat ini juga berlaku untuk Indonesia, maka tidak ada salahnya Anda bersabar. Di samping itu juga Anda jadi cukup punya waktu untuk memperbanyak konten dan membangun trafik yang cukup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

siapa kah CATELYN STARK ?

Pomade Bellagio oilbased

Cara Buat Blog Download & Streaming Movie Tanpa Upload Film